Mata hati lebih tajam dari mata beneran. Bener. Ga percaya? Tapi sering kali kita mengabaikan mata hati kita. Tetap ga percaya juga? kebangetan deh. Masa ga percaya sama aku? Iya ya lah, maksud ku mata hati itu hati nurani... Dan mata beneran sering kali menipu dari mata hati. Sudah percaya belum? Tetap ga juga.
Ok... coba deh, kalo kita memandang gunung dari kejauhan. Sementara kita berdiri disamping sebatang pokok. Kalo mata kita melihat gunung, sementara kita berada dibawah pohon. Pasti mata kita menyampaikan informasi bahwa gunung itu lebih kecil dari pohon. Buktinya, seluruh bentuk gunung itu dapat kita lihat seluruhnya. Sementara pohon, kita bisa berlindung dibawahnya dan kalo mau melihat pucuknya, kita mesti mendongakan kepala ke atas.
Masih belum ngeh juga? .... nah, padahal kita tahu, gunung itu lebih besar dari pohon. Malahan pohon berada di gunung itu. Ribet? pusing? makanya gunakan mata hati. Yang selalu melihat kebenaran dan ga pernah munafik. Go head man.